Kasus Pengeroyokan Remaja di Warnet Berakhir Damai


Makassar, IDN Times - Kasus pengeroyokan remaja di warnet Jalan Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, berakhir damai. Pelapor sekaligus korban berinsial RD (14) setuju menerima permintaan maaf para terlapor. 

"Penyelesaian melalui restorative justice," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman dalam pesan singkat kepada IDN Times, Sabtu (10/4/2021). 

Baca Juga: Polisi Tangkap Terduga Pengeroyok Remaja dalam Warnet di Makassar

1. Pelapor menerima permintaan maaf terlapor

Kasus Pengeroyokan Remaja di Warnet Berakhir DamaiKanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman. IDN Times/Polsek Panakkukang

Iqbal menjelaskan, korban RD telah menerima permintanan maaf, setelah terlapor bersedia mengganti seluruh kerugian yang ditimbulkan akibat perbuatannya. Korban sempat mengalami luka-luka akibat penganiayaan tersebut. 

Kepolisian memediasi kedua belah pihak beberapa hari lalu agar upaya damai bisa berjalan. Ada sebelas orang terlapor dalam kasus ini. Masing-masing MK (24), MI (24), EP (18), TW (23), SU (20), MA (25), AH (24), FJ (18), MS (17), AR 20 dan IH (21). 

2. Belum ada kepastian korban mencabut laporannya

Kasus Pengeroyokan Remaja di Warnet Berakhir DamaiIlustrasi (IDN Times/Sukma Sakti)

Meski upaya damai telah ditempuh, kepolisian melanjutkan proses hukum terhadap mereka. "Selama laporan belum dicabut, prosesnya akan berjalan," ucap Iqbal.

Sebelumnya sebelas orang terduga pelaku ditangkap Unit Resmob Polsek Panakkukang di sejumlah tempat di Kota Makassar pada, Selasa, 6 April, pukul 23.00 WITA. Mereka diduga menganiaya RD hingga babak belur. 

3. Penganiayaan diduga karena bersenggolan kendaraan di jalan raya

Kasus Pengeroyokan Remaja di Warnet Berakhir DamaiIlustrasi Garis Polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Iqbal sebelumnya menjelaskan, sebelas pemuda ditangkap setelah polisi menerima laporan korban. Peristiwa penganiayaan dilaporkan terjadi di dalam sebuah warnet di Jalan Pengayoman, Selasa dini hari. 

Aksi penganiayaan terekam CCTV warnet dan videonya sempat viral di media sosial. Penganiayaan diduga karena korban dan terlapor bersenggolan kendaraan di jalan raya. Mereka lantas mengikuti korban sampai ke dalam warnet. 

"Awalnya, bermain game online tiba-tiba temannya lelaki RD (korban) berlari masuk ke dalam warnet, diikuti para pelaku yang mengejar," ucap Iqbal.

Baca Juga: Legislator Makassar Diperiksa soal Dugaan Suap ke Nurdin Abdullah



Sumber : https://sulsel.idntimes.com/news/sulsel/sahrul-ramadan-1/kasus-pengeroyokan-remaja-di-warnet-berakhir-damai

Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.