MAKASSAR — Setelah memantik reaksi warga Soppeng dan akan dilaporkan oleh aktivis anti korupsi ke Kejaksaan dan Kepolisian terhadap kasus kerugian negara pada tunjangan perumahan anggota dewan Soppeng membuat Ketua DPRD Soppeng mulai ikut angkat bicara.
Dikatakan oleh Ketua DPRD Soppeng, Saharuddin M Adam S.Sos, MSi kasus tersebut sebenarnya sudah diselesaikan atau dilakukan pengembalian oleh anggota dewan Soppeng. Nah, kalau memang masih belum tuntas boleh jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tersebut adalah mantan anggota dewan atau yang saat ini sudah tidak duduk lagi sebagai anggota dewan di DPRD Soppeng.
Dirinya juga menjelaskan, bahwa soal pemberian tunjangan perumahan kepada anggota dewan Soppeng tersebut, ketua DPRD Soppeng tidak menerima pemberian tunjangan itu karena sudah mendapatkan fasilitas rumah dinas.
Lanjut dikatakan Saharuddin, dirinya tidak menampik persoalan temuan BPK dalam kasus tunjangan perumahan ini karena memang Sekretaris Dewan (Sekwan) kurang memperhatikan kemudian DPPKAD kurang teliti karena diverifikasi disana.
"Sekwan memang kurang memperhatikan dan DPPKAD kurang teliti karena diverifikasi disana," ujarnya.
BPK mengintifikasi kasus tunjangan perumahan anggota dewan ini kelebihan pembayaran karena Sekwan tidak mempedomani peraturan pemerintah nomor 18 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Sementara itu, Ketua bidang Hukum dan Advokasi (CCW), Zulfikar kepada Celebesnews, mengungkapkan akan memberi atensi besar terhadap kasus tunjangan pimpinan dan anggota dewan Soppeng ini.
"Kami akan segera membawa persoalan ini ke ranah hukum setelah kami selesai melakukan kajian dan merampungkan data terkait kerugian negara pada kasus pemberian tunjangan pimpinan dan anggota dewan Soppeng," tandasnya.
Dikatakan oleh Zulfikar kasus ini semakin menarik perhatian masyarakat Soppeng setelah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan.
( LAPORAN KHUSUS : MEDIA CELEBES NEWS )
Sumber : http://www.celebes-news.com/2021/06/22/masuki-babak-baru-soal-kasus-tunjangan-perumahan-ketua-dprd-soppeng-sekwan-memang-kurang-memperhatikan-dan-dppkad-kurang-teliti/
Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.


Sosmed Kami