SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Ketua Golkar Kabupaten Sinjai Nasran Mone disorot kader partai beringin tersebut. Cak Mon sapaannya dianggap buat gaduh jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).
Atas sikap itu, sejumlah kader DPD II Golkar Sinjai melayangkan ancaman bakal memboikot Musyawarah Daerah(Musda) DPD II Golkar Sinjai yang rencananya akan dihelat pada Minggu 27 Juni mendatang.
Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar(KPPG) Sinjai, Erni Martina mewakili kader Golkar Sinjai mengungkapkan rasa kekecewaannya kepada Nasran Mone, yang tidak melibatkan pengurus serta kader Golkar dalam pembatalan pendaftaran calon ketua DPD II Golkar Sinjai yang sebelumnya telah dilakukan disaat masa jabatan Andi Iskandar Zulkarnain.
Baca Juga : Terpilih Pimpin Golkar Bantaeng, Taufan Pawe Harap Meyrza Bertarung di Pilkada 2024
Lalu tiba-tiba belakangan Nasran Mone membuka kembali pendaftaran baru untuk calon ketua tanpa pernah berkoordinasi dengan pengurus dan kader Golkar yang ada di kecamatan maupun di desa.
"Tahapan penjaringan calon ketua sebelumnya sudah berjalan, tetapi dengan ditunjuknya Nasran Mone sebagai Plt semua tahapan itu dibatalkan karena alasan masa jabatan Andi Iskandar saat itu sudah berakhir, sehingga dengan sendirinya semua tahapan pencalonan juga ikut batal," katanya, Rabu (23/6/2021).
Olehnya pihak Nasran Mone kata Erni pada tanggal 21 kemarin kembali membuka pendaftaran, tanpa pernah melibatkan pengurus partai dalam rapat pleno hingga pendaftaran pun dinyatakan ditutup pada hari ini, Selasa(22/6). Padahal lanjut Erni masih ada kader yang ingin mendaftar tetapi dicekal.
Baca Juga : Taufan Pawe ke Ketua Golkar Gowa Terpilih: Mari Ciptakan Solidaritas yang Sangat Kuat
"Alasannya karena kami sudah memprotes dan tidak menerima pendaftaran ini lalu kenapa masih ingin mendaftar, padahal protes kami dari awal pun tidak pernah digubris. Kami selaku pengurus di DPC Sinjai di lima kecamatan merasa keberatan karena Nasran Mone tidak pernah mengundang kami satu kalipun selama dia bertugas sebagai Plt Golkar Sinjai," paparnya.
Sekretaris Kecamatan Bulu Po'do Sinjai itu pun mengancam akan menduduki kantor DPD II Kabupaten Sinjai jika tuntutan untuk menghentikan proses penjaringan calon ketua Golkar Sinjai tidak dihentikan.
"Karena sudah tidak ada jalan lagi, maka kami berencana akan menduduki kantor Golkar Sinjai mulai hari Kamis depan hingga menjelang Musda," tegasnya.
Sumber : https://www.sulselsatu.com/?p=254737
Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.



Sosmed Kami