Makassar (ANTARA) - Kakanwil Kemenkumham Sulsel Harun Sulianto yang didampingi Kepala Divisi Administrasi Sirajuddin, Kepala Bagian Umum Basir, dan Kepala Subbagian Kepegawaian dan Tata Usaha Jafar menghadiri pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS 2021 yang berlangsung secara virtual, Rabu (21/4).
Menteri Hukum dan HAM RI yang diwakili oleh Sekretaris Jendral Komjen Pol Andap Budhi Revianto berharap pelaksanaan Latsar CPNS 2021 nantinya akan menghasilkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mampu membawa perubahan sejalan dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.
"Perubahan itu didasarkan pada sistem merit, yang mengedepankan prinsip profesionalisme, kompetensi, kualifikasi, kinerja, transparansi, obyektivitas, serta bebas dari intervensi politik dan KKN," ujarnya.
Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, terdapat lima tahapan yang harus dijalankan oleh para CPNS untuk dapat diangkat menjadi PNS.
Tahapan tersebut yakni (1) CPNS wajib menjalani masa percobaan selama setahun. (2) Masa percobaan yang dimaksud ayat 1 merupakan masa prajabatan. (3) Masa prajabatan meliputi proses pendidikan dan pelatihan. (4) Proses pendidikan dan pelatihan secara terintegrasi. (5) Pendidikan dan pelatihan hanya dapat diikuti satu kali.

Andap berharap kepada seluruh peserta Pelatihan Dasar CPNS agar mengikuti proses pembelajaran dengan penuh dedikasi dan kesungguhan karena peserta hanya berhak mengikuti Pelatihan Dasar CPNS 1 (satu) kali. Bagi peserta yang tidak lulus tidak dapat mengulang Pelatihan Dasar CPNS pada gelombang berikutnya.
"Kepada peserta CPNS untuk dapat mengikuti Latsar CPNS dengan serius mengingat kesempatan yang diberikan hanya satu kali saja," ujar Andap.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum dan HAM Asep Kurnia menjelaskan tujuan diadakannya Latsar CPNS adalah memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian, dan etika PNS.
Untuk itu diperlukan pengetahuan agar mampu menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Menurut Asep Kurnia, Latsar CPNS 2021 akan dilaksanakan dengan metode Distance Learning dalam kondisi darurat COVID-19, sesuai persetujuan Lembaga Adminstrasi Negara (LAN) Nomor 1649/D.3/PDP.03.5 tanggal 23 Maret 2021 tentang penyelenggaraan Latsar CPNS selama 70 hari, yang mencakup (1) Pembelajaran daring secara langsung selama 35 hari kerja. (2) Aktualisasi di unit kerja selama 30 hari kerja. (3) Evaluasi dan aktualisasi selama 5 hari kerja.
Kepala Bagian Umum Kanwil Kemenkumham Sulsel Basir mengatakan ada 189 orang CPNS yang akan mengikuti Latsar tersebut, yang terdiri 14 orang di Kanwil dan 175 orang di UPT Pemasyarakatan, Imigrasi dan BHP Makassar. (*/Inf)
Sumber : https://makassar.antaranews.com/berita/256630/kakanwil-kemenkumham-sulsel-hadiri-pembukaan-latsar-cpns-2021
Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Sosmed Kami