FAJAR.CO.ID, MEDAN – Wali Kota Medan Bobby Nasution mencopot lurah di Kecamatan Medan Perjuangan.
Tindakan tegas Bobby Nasution itu mendapat dukungan dari DPRD Kota Medan, dan merupakan bukti bahwa wali kota menertibkan aparatur sipil negara (ASN) di jajarannya.
"Apalagi disertai bukti rekaman suara permintaan uang kepada warga adalah langkah yang tepat, dan kami dukung Saudara Wali Kota menertibkan aparatur di bawahnya," ujar Ketua Komisi I DPRD Kota Medan Rudiyanto Simangunsong di Medan, Minggu (25/4).
Dia pun meminta kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkot Medan, terutama lurah di 151 kelurahan, agar mendukung semangat wali kota dalam melayani warga tanpa imbalan.
Politikus PKS ini juga mengatakan, waktu 3,5 tahun bukan masa yang lama bagi seorang kepala daerah untuk merealisasikan janji-janji politiknya sewaktu kampanye Pilkada Medan 2020.
"Kami yakin, Saudara Wali Kota mampu mengolaborasikan seluruh pemangku kepentingan demi pembangunan Kota Medan, sehingga janji-janji politik itu dapat direalisasikan," ujar Rudiyanto yang juga ketua Fraksi PKS itu.
Bobby Nasution membebastugaskan Lurah Sidorame Timur Hermanto dan Kepala Seksi Pembangunan Dina Simanjuntak akibat terindikasi melakukan pungutan liar terhadap warganya, di Medan, Jumat (23/4). (ant/jpnn/fajar)
Sumber : https://fajar.co.id/2021/04/25/bobby-nasution-copot-lurah-yang-diduga-pungli-dprd-kota-medan-bilang-begini/
Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Sosmed Kami