BONEPOS.COM, SOPPENG —
Pemerintah terus berupaya untuk mengembalikan kepercayaan terhadap masyarakat terkait kasus dugaan pemalusan surat keterangan (Suket) Covid-19. Salah satunya dengan cara memeriksa semua yang terlibat.
Wakil Bupati Soppeng, Ir Lutfi Halide mengatakan, saat ini Inspektorat masih melakukan pemeriksaan. Baik pembuat maupun pengguna suket palsu.
"Tanggal 19 malam itu, saya langsung menyuruh Inspektorat untuk segera melakukan pemeriksaan," kata Lutfi Halide saat menggelar konferensi pers di ruang rapat Wakil Bupati Soppeng, Jumat (26/3/2021).
Namun kata Lutfi, saat ini pemeriksaannya dalam proses sehingga belum ada hasil.
"Insya Allah minggu depan sudah ada hasil dari pemeriksaan Inspektorat," beber Lutfi Halide yang juga selaku tim tindak lanjut.
Mengenai berapa banyak yang sudah diperiksa, LHD sapaan akrabnya tidak tahu pasti sudah berapa orang yang diperiksa.
"Saya tidak tahu sudah berapa orang yang diperiksa. Yang jelas setiap pemeriksaan, saya menyuruh Inspektorat untuk memfoto," ucapnya.
Terkait sanksi, lanjut dia, belum bisa ditentukan. Pasalnya, semua itu ada tahapannya, mulai dari sanksi ringan hingga berat.
"Ini semua ada tahapannya. Kalau semuanya sudah selesai diperiksa, nanti akan ditentukan sanksi apa yang akan diberikan," sambungnya.
Ditanya soal pernyataan Kepala UPTD RSUD Latemmamala, dr Nirwana bahwa masalah pemalsuan suket tersebut sudah diketahui pimpinan, Lutfi Halide membantah hal tersebut.
"Setelah viral baru (Nirwana, red) melapor ke pimpinan bahwa saya lagi kena masalah terkait Suket ini," tandasnya. (*)
Sumber : https://www.bonepos.com/?p=75050
Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Sosmed Kami