FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani mengatakan 5 sampai 6 orang staf di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan harus menjalani isolasi di hotel yang masuk dalam program Duta Wisata Covid-19.
Hal itu lantaran, mereka dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dengan status orang tanpa gejala.
"Mereka di hotel karena mereka sebagian besar Orang Tanpa Gejala (OTG). Kecuali ada penyakit penyertanya misalnya jantung, hipertensi baru di bawa ke rumah sakit," kata Abdul Hayat Gani.
Ia menyebut, penularannya disebabkan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan mulai longgar. Oleh karena itu, Hayat Gani mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk memperketat protokol kesehatan mulai dari bandara hingga tempat-tempat yang rawan berkumpulnya massa.
"Kita susah memprediksi tertularnya di mana karena ini kan sekarang mulai longgar lagi protapkes, sehingga kita tegaskan Pergub itu Nomor 60 Tahun 2020 tentang pengendalian Covid-19," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui kantor Bappelitbangda dan Bapenda Sulsel ditutup selama 3 hari, sejak 16-18 Desember 2020. Itu sebabnya, untuk mengantisipasi penularan virus semakin menyebar, Hayat mengatakan pihaknya tengah mengatur manajemen ASN soal SOP protokol kesehatan yang harus dijalankan dengan ketat.
Sementara saat dikonfirmasi terkait rencana untuk melakukan Work From Home (WFH) untuk seluruh kantor OPD di Pemprov Sulsel, ia menyebut masih menunggu perkembangan lebih lanjut.
Sumber : https://fajar.co.id/2020/12/17/sejumlah-kantor-dinas-ditutup-sekprov-sulsel-yang-positif-sekarang-ada-di-hotel/
Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Sosmed Kami