
Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni Kr Kio saat menjadi Inspektur Upacara Gelar Pasukan Operasi Lilin 2020 di Gowa, Senin, mengatakan, Operasi Lilin 2020 sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena berada dalam masa pandemi COVID-19.
"Ini masih dalam masa pandemi COVID-19. Perhatian kita semua tetap penerapan protokol kesehatan. Meskipun demikian, bukan berartti pengamanan lainnya diabaikan, tetapi itu semua menjadi perhatian kita semua," ujarnya.
Abd Rauf dalam Ops Lilin 2020 ini berharap, tidak ada muncul klaster baru yang bisa meningkatkan kurva penularan COVID-19 di Gowa khususnya pada dua momen tersebut yakni perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.
Dalam arahannya itu, penerapan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan juga menjadi perhatian setiap anggota yang bertugas di lapangan dengan tetap mengedukasi masyarakat agar patuh pada 3M tersebut.
"Kabupaten Gowa sudah memiliki Peraturan Daerah Perda Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan. Mudah-mudahan dengan kepatuhan kita menerapkan protokol kesehatan ke depan mata rantai penularan COVID-19 di Kabupaten Gowa bisa terputus," katanya.
Wakil Bupati Gowa ini juga berharap masyarakat tidak merayakan tahun baru dengan acara yang mungkin bisa menimbulkan kerumunan dan penularan COVID-19. Karena tingat penularan di Kabupaten Gowa masih cukup tinggi.
"Sehingga yang biasa kita lakukan pada saat tahun baru, seperti kumpul-kumpul untuk tidak dilaksanakan dan dihindari. Sebaiknya kita di rumah saja, saya kira ini jauh lebih aman," harapnya.
Dalam amanat seragam Kapolri, Jenderal Polisi Idham Azis yang dibacakannya juga menyampaikan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin-2020 ini diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran Polri, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan.
"Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin-2020 dalam rangka pengamanan perayaan Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan Mitra kamtibmas lainnya," ujarnya.
Selain itu, jelang Natal dan Tahun baru ada beberapa potensi gangguan kamtibmas yang perlu antisipasi, antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum.
Kemudian aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan.
"Untuk itu, saya harapkan seluruh Kasatwil mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif danaplikatif serta cara bertindak yang tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan pada masing-masing daerah," harap Jenderal Polisi Idham Azis dalam amanatnya.
Sumber : https://makassar.antaranews.com/berita/230320/polisi-fokus-awasi-penerapan-prokes-covid-19-pada-operasi-lilin-2020
Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Sosmed Kami