FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Komisi kerukunan antar ummat MUI Pusat menggelar dialog dan sosialisasi buku Kerukunan antar 'Umat Beragama Perspektif Islam Secara Blended'.
Kegiatan digelar secara luring dan daring, bertajuk "Merajut Kerukunan antar Umat Beragama," di Swiss-Belinn Hotel, Jl Boulevard Raya No. 55 Makassar, Rabu, (18/11/2020) siang.
Ketua panitia, Mafri Amir menyampaikan kegitan dialog dan sosialisasi buku kerukunan antar umat beragama perspektif Islam ini telah dilaksanakan sejak Januari 2020.
Ia mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk menghimpun problematika yang mengganggu kerukunan beragama dalam perspektif Islam di tengah masyarakat.
Sementara Ketua Komisi Kerukunan Umat Beragama MUI Pusat, KH Abdul Manan Ghani, mengatakan bahwa Indonesia terdiri dari beribu pulau dengan beragam suku bangsa, bahasa, dan adat istiadat.
"Sumpah Pemuda telah menyatukan kita dalam bingkai NKRI. Di negara lain, satu pulau terdiri dari hanya beberapa suku bangsa, tetapi mereka berperang tiada henti," ujarnya.
Ia melanjutkan, umat Islam di Indonesia menjadi contoh umat Islam di dunia, yang tasamuh, toleran."Umat Islam bisa menjaga umat beragama yang lain, terjalin bukan hanya ukhuwah Islamiyah, tetapi juga ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariah," ucapnya.
Hubungan antar umat beragama menjadi penting, didialogkan agar tidak terjadi ketegangan dan disharmoni, baik antara umat Islam maupun dengan umat beragama yang lain.
Sumber : https://fajar.co.id/2020/11/18/tekankan-toleransi-mui-ajak-umat-islam-jadi-contoh-soal-kerukunan/
Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Sosmed Kami