Semua hal dari kecil sampai besar berawal dari sebuah ide. Begitu pula dengan apa yang dilalakukan oleh Suhardi, pria berdarah Bone ini menilai bukan sebuah cerita mengenai besar dan gagahnya seorang manusia atau kelompoknya. Akan tetapi, bagaimana sesama manusia itu bisa saling menemukan serta memahami satu sama lain dari hal terkecil dalam kehidupan.
Warung Makan Ayam Tanpa Tulang "Tettu" menjadi titik awal Suhardi untuk berbuat kepada sesama. Lewat usaha rumah makan ini Suhardi tidak berpikir untuk mendapatkan hasil dan keuntungan besar, itu terbukti setiap hari sekitar seribu dos nasi ayam tanpa tulang usahannya itu dibagi-bagikan kepada warga kurang mampu, kaum dhuafa hingga masjid-masjdi yang ada di Kota Makassar.
Bagi Suhardi, kisah ini berawal dari bagaimana saling berbagi itu bisa membantu banyak orang. Lalu bagaimana jika beberapa orang berbagi, kemudian meningkat jadi satu grup kecil, sampai sebuah komunitas besar. Berapa banyak manusia akan saling menemukan dan membantu satu sama lain jika sudah demikian? Itulah awal dari semua ini yang dimulai dari usaha warung makan Ayam Tanpa Tulang "Tettu" yang dirintisnya di Jalan Beruang Makassar.
"Setiap hari kami meretas ide Sedekah Bareng Nasi Bungkus dimana wujud ide tersebut adalah menyediakan makanan bagi orang-orang yang membutuhkan terutama kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu," tuturnya.
Suhardi sangat bersyukur karena kegiatan ini bisa berjalan lancar dan diterima siapapun. Sebaliknya, bagi mereka yang mampu, ia juga membuka kesempatan kegiatan ini bisa jadi wadah untuk menitipkan sebagian rezekinya. Mereka tak perlu bingung lagi, tak usah repot memasak/membagikan sendiri. Cukup hubungi kami, lalu kirimkan donasi (via transfer atau cash).
Tidak perlu khawatir, laporan kegiatan akan selalu disertakan sebagai bukti pertanggungjawaban untuk menjaga transparansi agar tidak saling curiga.
Sedangkan bagi mereka yang tidak mampu, kegiatan ini dirasa sangat membantu. Apalagi ketika ada musibah seperti pandemi saat ini makin terasa manfaatnya, terutama bagi para korban yang memang membutuhkan serta harus dibantu.
"Semoga apa yang kami lakukan ini terus bisa berjalan lancar, dan komitmen kami terus bisa berbuat dan membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu dengan berbagi lewat nasi dos setiap hari. Mohon doa dan kunganta semua semoga usaha kami terus berjalan lancar," tutupnya. (redaksI)
Related posts
Sumber : http://www.celebes-news.com/2020/09/09/mengenal-pemilik-warung-makan-ayam-tanpa-tulang-tettu-berbagi-sedekah-nasi-dos-setiap-hari/
Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Sosmed Kami