Diambang Resesi dan Covid-19, Pemerintah Kekeh Pindah Ibukota


BONEPOS.COM - Walau Indonesia diambang resesi, Pemerintah memastikan proyek pembangunan ibu kota baru akan tetap berlanjut

Penanganan Covid-19 yang tak kunjung usai tak menyusutkan niat pemerintah untuk memindahkan Ibu kota.

Hal ini disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa.

"Ibu kota negara proyek yang sifatnya stand by," katanya dalam jumpa pers Nota Keuangan dan RAPBN 2021 di Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Menurut Suharso, pemerintah akan menyelesaikan masterplan dan rencana detail proyek prestisius itu pada tahun ini. Pihaknya juga akan tetap mempersiapkan pembangunan infrastruktur di sejumlah kota sekitar ibu kota baru. Seperti Samarinda dan Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pemerintah menetapkan ibu kota negara baru berada di dua kabupaten di Kalimantan Timur, yakni Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Dilansir dari ANTARA, pemerintah saat ini sedang fokus menangani Covid-19. Termasuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan besaran defisit dalam RAPBN 2021 diperkirakan mencapai 5,5 persen dari produk domestik bruto (PDB) atau sebesar Rp971,2 triliun.

Defisit ini lebih rendah dibandingkan defisit anggaran tahun 2020 sebesar 6,34 persen dari PDB atau Rp1.039,2 triliun.



Sumber : https://www.bonepos.com/?p=58964

Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.