Jalan Trans Sulawesi di Radda Luwu Utara Kini Sudah Bisa Diakses Kendaraan


RAKYATKU.COM, LUWU UTARA - Setelah tiga hari terputus akibat banjir bandang yang menyapu wilayah Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara, jalan poros Trans Sulawesi yang menghubungkan Kecamatan Baebunta dengan Kecamatan Masamba sudah bisa diakses kendaraan. 

"Setelah kita melakukan pengerukan dengan menggunakan alat berat sejak hari pertama pasca bencana banjir, Alhamdulillah, sejak kemarin sore, akses jalan poros di wilayah desa Radda ini sudah bisa dilalui kendaraan," kata Hal ini diungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemda Lutra Suaib Mansur, Kamis (16/7/2020). 

Tak hanya itu, Suaib juga menyebutkan bahwa pembersihan di jalan Trans Sulawesi, dan juga di bantaran sungai, terus dilakukan upaya pengerukan. 

"Mulai sore tadi kita kerahkan beberapa alat berat untuk melakukan pengerukan di bantaran sungai," jelas dia. Hal itu, dilakukan, kata dia, dalam rangka untuk mengurai debit air yang masuk ke wilayah perumahan warga. 

loading...

Diberitakan, jumlah korban meninggal akibat banjir bandang sungai Masamba hingga, Kamis (16/7/2020), tercatat 24 orang. Data BPBD Luwu Utara, korban terbanyak meninggal dunia ada di Kecamatan Baebunta, kemudian Masamba. Untuk korban luka, ada 30 orang dan dinyatakan hilang sebanyak 44 orang.

BPBD Luwu Utara juga melansir data jumlah penduduk yang mengungsi ke sejumlah wilayah yang masih aman dari terjangan banjir bandang sungai Masamba. Jumlah pengungsi hingga saat ini sudah mencapai 14.483 jiwa. Jumlah pengungsi terbanyak berasal dari Masamba yakni 7.748 jiwa, disusul Baebunta 5.808 jiwa, kemudian Sabbang 927 jiwa.



Sumber : http://news.rakyatku.com/read/187367/2020/07/17/jalan-trans-sulawesi-di-radda-luwu-utara-kini-sudah-bisa-diakses-kendaraan

Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.