
3 Peserta Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Kota Makassar tidak mengikuti ujian karena positif virus Corona (COVID-19). Ketiganya akan diberi kesempatan ujian susulan.
"Ada 3 yang melaporkan dirinya pada saat proses pelaksanaan jadwalnya, dia dalam suasana penyakit COVID-19," ujar Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam di Makassar, Senin (13/7/2020).
Diketahui, 3 orang tersebut merupakan peserta UTBK-SBMPTN di kampus UNM. Ketiga peserta itu akan diberi kesempatan ujian lanjutan setelah dinyatakan bebas COVID-19, dan dengan catatan tidak melewati batas waktu yang ditetapkan.
"Sehingga dia tidak perlu datang nanti pada saat dia sembuh asalkan tidak melampaui nanti tanggal 3 Agustus 2020, itu masih bisa diakomodir tetap punya hak untuk kita layani kalau dia sudah dalam kondisi sehat," jelasnya.
Husain memastikan pelaksanaan UTBK-SBMPTN di kampus UNM hari ini berjalan lancar dengan adanya penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).
"Pengawasan ujian tulis berbasis komputer secara langsung ini menggunakan protokol COVID-19, tapi kami tentu juga harus memastikan, sehingga setiap sesi kami berkeliling unsur pimpinan untuk memastikan semua berjalan sesuai dengan protokol COVID," imbuhnya.
Pelaksanaan UTBK-SBMPTN di kampus UNM diikuti sebanyak 13.848 peserta atau sekitar 95 persen peserta yang hadir.
(nvl/nvl)Sumber : https://news.detik.com/berita/d-5091607/positif-corona-3-peserta-utbk-sbmptn-di-makassar-tak-ikut-ujian
Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Sosmed Kami