air sungai meluap, dua kecamatan di lutra terendam banjir


KabarMakassar.com — Dua kecamatan di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) terendam banjir, akibatnya puluhan rumah warga ikut terseret derasnya luapan air sungai. Dua kecamatan yang terendam banjir yakni di Baebunta dan di Kecamatan Masamba.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Sulsel, Endro Yudo Waryono, kepada media mengatakan, luapan air sungai mengakibatkan dua kecematan terendam, tak hanya itu selain rumah ada juga rumah ibadah yang ikut terendam akibat derasnya arus sungai.

"Sungai Radda di Kecamatan Baebunta, Luwu Utara, meluap membuat puluhan rumah warga dan tempat ibadah terendam air bercampur lumpur dan pasir setinggi dua meter," kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPDB Sulsel, Endro Yudo Waryono, Selasa, (14/7).

Endro menambahkan jika di Masamba juga demikian, luapan air sungai membuat sebagian pemukiman di wilayah Masamba banjir, bahkan area masuk bandara pun ikut terdsmpak banjir.

"Jadi kejadiannya meluap air sungai di dua kecamatan tersebut, hampir bersamaan. Nah bahkan di Bandara Andi Djemma pun juga terdampak banjir," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, informasi yang diterima KabarMakassar.com dari kejadian banjir bandang yang terjadi pada 13 Juli 2020 kemarin, tepatnya pukul 20:15 di wilayah Masamba menelan korban jiwa.

Berdasarkan kronologinyang diterima, sekitar pukul 20.15 Wita, volume air di bantaran sungai Masamba naik dan menggenangi pemukiman warga.

Kemudian sekitar pukul 20.45 Wita, air tiba-tiba surut sehingga beberapa warga yang rumahnya berada di sekitar bantaran sungai kembali ke rumahnya berniat untuk membersihkan sampah yang masuk kedalam rumah.

Namun pada pukul 21.00 Wita, volume air kembali naik dengan ketinggian kurang lebih 400 centimeter yang membawa material kayu dan lumpur sehingga mengakibatkan beberapa orang warga yang berada di sekitar bantaran sungai terjebak di dalam rumahnya.

Hingga pukul 01.05 Wita, volume air berangsur-angsur surut.

Berikut data korban jiwa dan materil yang diterima redaksi KabarMakassar.com,

A. Korban Jiwa :

1). Meninggal Dunia :

  • Sdr.Gandi, umur 35 th, pekerjaan pimpinan FIF Toraja, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.
  • Askar alias Bpk.Arkam, umur 35 th, pekerjaan Swasta, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.

2). Hilang :

  • Sdr Sabaria, umur 39 th, pekerjaan IRT, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.
  • Sdr Disa, umur 10 th, pekerjaan Pelajar, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.
  • Sdr Nabil, umur 8 th, pekerjaan Pelajar, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.

-Sdr Caca, umur 16 th, pekerjaan Pelajar, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.

  • sdri Nina, umur 23 th, pekerjaan IRT, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.
  • Bpk.Megi, umur 49 th, pekerjaan Swasta, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.

Korban Materil: Puluhan rumah terbawa arus dan tertimbun material banjir (masih dalam pendataan).



Sumber : https://www.kabarmakassar.com/air-sungai-meluap-dua-kecamatan-di-lutra-terendam-banjir/

Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.