PSBB di Gowa Berakhir Besok dan Tidak Diperpanjang, Ini Pertimbangannya


KabarMakassar.com — Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Gowa yang diberlakukan sejak tanggal 4 Mei lalu akan berakhir pada Ahad, 17 Mei besok.

Dengan berbagai pertimbangan, Pemerintah Kabupaten Gowa memutuskan untuk tidak melanjutkan atau memperpanjang masa penerapan PSBB tersebut.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah dalam rapat yang digelar Jumat (15/5) malam, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Foekopimda) Kabupaten Gowa menyepakati untuk tidak melanjutkan PSBB.

"Kami telah melaksanakan rapat dengan Forkopimda tadi malam sampai kurang lebih jam 11 malam, membahas apakah kita akan melanjutkan PSBB atau tidak. Kesepakatan yang dihasilkan, PSBB di Kabupaten Gowa insha Allah berakhir besok dan tidak dilanjutkan," kata Adnan melalui video conference, Sabtu (16/5).

Menurut Adnan, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan baik dari faktor eksternal maupun internal, sehingga Forkopimda Kabupaten Gowa memutuskan untuk tidak melanjutkan PSBB.

Untuk faktor eksternal, kata dia, salah satunya adalah kebijakan pemerintah pusat yang memberikan kebijakan pelonggaran terhadap sejumlah pembatasan dalam PSBB yang sebelumnya telah diatur pada PP 21 Tahun 2020.

"Kalau kita merujuk pada PP 21 Tahun 2020 ini dan kita melihat apa keputusan yang diambil pemerintah pusat, maka menurut pembahasan kami sudah tidak efektif lagi kalau PSBB dilanjutkan, karena kebijakan pusat mulai membuka atau memberikan kelonggaran terhadap sejumlah pembatasan-pembatasan yang sebelumnya diterapkan," ujarnya.

"Bandara sudah dibuka walaupun masih terbatas, dan tempat kerja juga sudah dibuka satu persatu. Sekarang juga sudah dibahas tempat-tempat keagamaan atau tempat ibadah untuk kembali dibuka. Maka menurut pandangan kami, kalau (PSBB) dilanjutkan, ini kontradiktif dengan kebijakan pemerintah pusat. Sementara pemerintahan itu harus linear dari tingkat pusat hingga daerah," sambungnya.

Sementara dari sisi internal, lanjut Adnan, untuk bisa melanjutkan PSBB, salah satu hal yang harus dipastikan adalah soal ketersediaan logistik bagi masyarakat yang menjadi tanggung jawab pemerintah setempat.

"Khusus logistik, melaksanakan PSBB itu biayanya tidak sedikit. Oleh karena itu kalau kita mau melanjutkan PSBB, kita harus melakukan refocusing anggaran lagi. Sehingga kalau kita berbicara kemampuan anggaran untuk melanjutkan PSBB, ini menurut kami yang cukup berat. Tapi alhamdulillah kita bisa berkesempatan melaksanakan PSBB 14 hari. Banyak daerah yang mau tapi tidak punya kemampuan anggaran," ungkapnya.

Pertimbangan lainnya, kesadaraan masyarakat di Kabupaten Gowa untuk mengikuti imbauan pemerintah dalam rangka pencegahan penularan virus Corona juga semakin meningkat. Hal itu bisa dilihat dari semakin berkurangnya jumlah pelanggar yang terjaring selama pelaksanaan PSBB di Kabupaten Gowa dari hari ke hari.

Lebih jauh Adnan mengatakan, meski memutuskan untuk tidak memperpanjang PSBB, pihaknya akan tetap melakukan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat agar bisa terus mengikuti imbauan pemerintah, seperti menerapkan physical distancing, penggunaan masker, hingga menerapkan pola hidup bersih dan sehat yang merupakan cara paling efektif untuk bisa memutus rantai peneyebaran virus corona.

"Posko di perbatasan tetap ada, khususnya yang berbatasan langsung dengan Makassar. Namun, tidak seketat seperti pelaksanaan PSBB. Posko ini hanya untuk edukasi saja. Disana nanti tetap dilakukan pengukuran suhu tubuh dan rapid test secara acak terhadap orang-orang yang melintas," terangnya.

Selain posko di perbatasan, patroli yang bersifat edukatif untuk mengimbau masyarakat mematuhi imbauan pemerintah juga masih akan terus dilakukan.

"Kita juga masih akan terus merlakukan rapid test massal. Karena semakin banyak kita lakukan test, semakin banyak yang bisa kita deteksi.
Mungkin setelah lebaran kita akan lakukan rapid test massal lagi untuk mendeteksi kantong-kantong episentrum virus corona ini di Kabupaten Gowa," tuturnya.

Adnan menambahkan, meski PSBB di Kabupaten Gowa tidak dilanjutkan, pihaknya berharap masyarakat bisa mempertahankan damn melanjutkan kesadaran dan kedisiplinan yang telah terbangun selama PSBB diberlakukan.

"Kami berharap, masyarakat semakin disiplin," pungkasnya.



Sumber : https://www.kabarmakassar.com/psbb-di-gowa-berakhir-besok-dan-tidak-diperpanjang-ini-pertimbangannya/

Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.