Polda Sulsel: Penembakan di Jeneponto Urusan Personal Bukan Institusi


Makassar, IDN Times - Jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menegaskan, insiden oknum polisi menembak anggota TNI di Kabupaten Jeneponto merupakan permasalahan perorangan, bukan atas nama institusi. Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan, pelaku kini telah diamankan dan diperiksa intensif.

"Jadi sekarang kita sudah amankan dan sedang lakukan pemeriksaan terhadap oknumnya. Nanti akan dilakukan pemeriksaan baik secara proses kode etik ataupun pidananya," tegas Ibrahim kepada sejumlah jurnalis, Jumat (15/5).

1. Koordinasi tingkat pimpinan lebih utama agar persoalan ini berproses sesuai hukum

Polda Sulsel: Penembakan di Jeneponto Urusan Personal Bukan InstitusiKapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe dan Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi dalam apel gelar pasukan Operasi Lilin 2019 Pengamanan Nataru di Lapangan Karebosi, Makassar, Kamis (19/12) / Istimewa

Oknum polisi Bripka HR menembak istrinya HS (42) yang kepergok berduaan dengan seorang lelaki berinsial HD (46) di dalam rumah. Peristiwa itu terjadi di sebuah perumahan, di Jalan Sungai Kelara, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Kamis (14/5) malam.

Ibrahim mengatakan, persoalan ini telah dikoordinasikan antara tingkat pimpinan masing-masing institusi. Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe dan Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka bersama jajaran intens berkoordinasi.

Koordinasi tersebut bertujuan untuk meredam asumsi yang simpang siur. Kasus itu pun saat ini masih dalam penyelidikan lanjutan kepolisian. "Kapolda sudah ke lokasi, Kapolres dan berkoordinasi dengan Pangdam dan tadi sudah menemui Dandim tadi di Polres dan juga tadi ada POM," ucap Ibrahim.

2. Kedua korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit

Polda Sulsel: Penembakan di Jeneponto Urusan Personal Bukan InstitusiRS Bhayangkara Makassar. IDN Times/RS Bhayangkara Makassar

Korban HD adalah seorang anggota Kodim 1425 Jeneponto. Pria berpangkat Serda itu bertugas sebagai Babinsa di kawasan setempat. Sementara HS, adalah istri dari pelaku. Akibat kejadian itu, keduanya menderita luka tembak di beberapa bagian tubuhnya.

Ibrahim mengatakan, kedua korban masih menjalani perawatan intensif tim medis rumah sakit. "Korbannya ada dua. Sekarang dirawat di Rumah Sakit Pelamonia dan satunya dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara," ucap Ibrahim.

TNI-Polri ditegaskan berkomitmen untuk terus menjaga situasi tetap kondusif, tertib, dan aman bagi seluruh masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Jeneponto. Sementara pelaku, kini masih menjalani pemeriksaan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga: Oknum Polisi yang Tembak Anggota TNI di Jeneponto Diproses Hukum

3. Proses hukum berjalan, pelaku ditindak sesuai aturan yang berlaku

Polda Sulsel: Penembakan di Jeneponto Urusan Personal Bukan InstitusiIlustrasi borgol (IDN Times/Arief Rahmat)

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV Hasanuddin Kolonel Inf Maskun sebelumnya menegaskan, bakal mengawal perkara ini hingga pelaku diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Oknum itu kami akan kawal supaya tidak ada (kejadian lagi). Kan gak enak itu institusi seperti ini kan. Jangan sampai ada gesekan dan sebagainya. Ini kan institusi pengamanan negara, masa dengan kejadian begini jadi besar," kata Maskun kepada sejumlah jurnalis.

Berdasarkan hasil penelusuran sementara, lanjut Maskun, korban dan istri pelaku diketahui masih mempunyai hubungan keluarga. Bukan seperti yang diasumsikan orang-orang terkait isu selingkuh.

"Makanya tadi saya klarifikasi, yang korban dan istrinya ini masih saudara sepupu. Saya gak bisa mengatakan begitu (selingkuh) seperti itu," jelas Maskun.

Maskun mengungkapkan, Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe bahkan telah menyampaikan langsung permohonan maaf kepada Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka terkait insiden tersebut.

Sebagai bagian dari koordinasi, jajaran Polda berkomitmen untuk mengusut tuntas persoalan ini. "Tadi kan sudah ada permintaan maaf dari Kapolda dan sudah berjanji akan melakukan pengusutan terhadap oknum," ucap Maskun.

Baca Juga: Polisi di Jeneponto Tembak Istri yang Kepergok dengan Lelaki



Sumber : https://sulsel.idntimes.com/news/sulsel/sahrul-ramadan-1/polda-sulsel-penembakan-di-jeneponto-urusan-personal-bukan-institusi

Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.