Makassar, IDN Times – Gugus Tugas COVID-19 Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mencatat akumulasi 479 pasien terindikasi positif penyakit akibat virus corona, per Minggu (10/5). Dari jumlah itu, sebanyak 202 pasien atau 42 persen dinyatakan sembuh.
Di saat yang sama, 242 pasien dirawat. Sementara pasien meninggal berjumlah 35 orang.
"Ini merupakan pertanda baik, dari jumlah itu seperduanya sudah dinyatakan sembuh," kata Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar, M Iqbal Suhaeb dikutip Antara, Minggu.
Baca Juga: Pemkot Makassar Bakal Gelar Rapid Test Massal di Pasar Tradisional
1. PSBB diharapkan efektif memutus mata rantai penyebaran COVID-19
Iqbal menyatakan Pemkot Makassar terus berupaya maksimal menangani COVID-19. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah memasuki tahap dua, diharapkan bisa lebih efektif memutus mata rantai penyebaran virus.
PSBB di Makassar diperpanjang dengan masa berlaku 8-22 Mei 2020. Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kota Makassar Ismail Hajiali mengatakan, PSBB jilid II tetap mengacu pada Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 22 Tahun 2020.
"Sekali lagi kami tegaskan bahwa aturan tetap dan baku sebagaimana aturan PSBB tahap pertama. Tidak ada yang berubah," kata Ismail beberapa waktu lalu.
2. Pemkot lebih gencar gelar tes massal
Seiring PSBB, Pemkot Makassar menggelar lebih banyak tes cepat atau rapid test secara massal. Tes diagendakan di tempat-tempat keramaian, seperti pasar tradisional. Pemkot menyiapkan 20 ribu alat tes.
Iqbal mengatakan, tenaga medis puskesmas juga akan turun menggelar rapid test untuk berbagi kelompok masyarakat. Antara lain kepada juru parker dan pengemudi ojek online.
"Rencananya, satu hari ada empat pasar tradisional dilaksanakan rapid test, mungkin secara acak. Untuk di pasar bagi pedagang pasar. Dan khusus di puskesmas, untuk tukang parkir dan ojol," ucap Iqbal.
3. Masih ada 178 PDP di Makassar yang dirawat
Hingga Minggu, di Makassar tercatat ada 501 orang pasien dalam pengawasan (PDP). Sebanyak 178 orang masih dirawat, 255 dinyatakan telah sehat, sedangkan 68 orang meninggal. Selain itu sudah ada 1.033 orang dalam pemantauan, dengan 927 di antaranya selesai dipantau.
Di tingkat provinsi Sulsel, pasien positif kini berjumlah total 710 kasus. Sebanyak 403 orang masih dirawat, 260 orang sembuh, dan 47 orang meninggal.
Baca Juga: Klaster Penularan COVID-19 di Sulsel Semakin Tidak Jelas
Sumber : https://sulsel.idntimes.com/news/sulsel/aanpranata/42-persen-pasien-positif-covid-19-di-makasar-sudah-sembuh
Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.




Sosmed Kami