
"Kami sepakat untuk merekomendasikan kepada Wali Kota dan pimpinan daerah, sampai 14 hari ke depan tidak ada aktifitas massal," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam, Amsakar Achmad di Batam, Senin.
Ia mengatakan, sejatinya sejumlah acara sudah dijadwalkan selama dua pekan ke depan, di antaranya sejumlah Musrembang, MTQ tingkat kecamatan, perayaan Isra Miraj dan Hari Raya Nyepi.
Baca juga: Untuk tangani COVID-19, Batam siapkan anggaran Rp4 miliar
Baca juga: Gugus Tugas COVID-19 minta warga Batam hindari ke Singapura
Sekolah di kota yang berseberangan dengan Singapura juga ditiadakan. Semua aktivitas belajar mengajar dilakukan dalam sistem dalam jaringan, atau e-learning.
"Gubernur juga sudah membuat surat edaran agar SMA tidak melakukan aktifitas," kata dia.
Pria yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam itu meyakinkan, bahwa seluruh pihak sepakat melakukan gerak cepat untuk meminimalkan sebaran virus corona.
Semua dilakukan untuk sebagai pencegahan, karena hingga kini, ia memastikan tidak ada warga setempat yang terpapar SARS-CoV-2.
"Masyarakat Batam yang terpapar belum ada. Sampel yang dikirim, balik semua masih negatif," kata dia.
Menurut dia, kondisi itu luar biasa, mengingat Batam adalah kota perlintasan yang berbatasan dengan negara jiran.
Baca juga: Rakornas Forum Sekda Seluruh Indonesia di Batam ditunda
Baca juga: Batam liburkan sekolah dua pekan untuk cegah penularan COVID-19
Baca juga: Batam larang rapat di ruang tertutup demi hindari penularan COVID-19
Sumber : https://makassar.antaranews.com/nasional/berita/1360762/seluruh-aktifitas-massal-di-batam-dibatalkan?utm_source=antaranews&utm_medium=nasional&utm_campaign=antaranews
Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Sosmed Kami