Jakarta - Perusahaan ponsel pintar, Samsung, Oppo, dan Vivo resmi menghentikan sementara produksi pabrik mereka yang berada di India. Hal ini disebabkan karena semakin maraknya wabah virus corona (Covid-19) yang saat ini sudah tersebar di lebih dari 170 negara.
Dilansir dari laman Gizmochina, Selasa, 24 Maret 2020, pabrik terbesar Samsung yang berlokasi di Noida, dekat Ibu Kota New Delhi, ditutup sampai dengan 25 Maret 2020. Seluruh jalur produksi di pabrik tersebut akan ditangguhkan.
"Mengikuti kebijakan Pemerintah India, kami akan menghentikan sementara operasi di pabrik Noida hingga tanggal 25. Kami akan bekerja keras untuk memastikan tidak ada kemunduran dalam memasok produk kami," kata pihak pabrik Samsung Noida.
Manufacturing Vivo pertama di India. (Foto: Gizmochina) Pabrik di Noida ini juga menjadi tempat produksi dari produk elektronik Samsung lain, seperti pendingin ruangan, mesin pendingin atau kulkas, mesin cuci, dan masih banyak lagi. Dengan kata lain, hambatan produksi bukan hanya berdampak bagi industri smartphone Samsung.
Serupa dengan Samsung, Oppo dan Vivo juga telah menginstruksikan semua pekerja non-pabrik untuk bekerja di rumah, serta menutup pabrik mereka yang berada di India. Penutupan ini diakibatkan telah terkonfirmasinya kasus terinfeksi Covid-19 di berbagai lokasi produksi.
Baca juga: LG dan Samsung Tutup Pabrik Akibat Virus Corona
Namun ada beberapa perusahaan smartphone yang tetap menjalankan produksinya di India, yakni Ericsson dan Nokia. Dua penyedia peralatan telekomunikasi terbesar di India ini telah menerima pengecualian dari badan yang berwenang untuk tetap produksi meskipun kapasitas produksinya diturunkan hingga 50 persen.[]
Berita terkait
Sumber : https://www.tagar.id/alasan-samsung-oppo-dan-vivo-tutup-pabrik-di-india
Makassar.Online Kumpulan berita terkini harian Makassar dan Sekitarnya terbaru dan terlengkap dari berbagai sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Sosmed Kami