
WAJO, GOSULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggelar sosialisasi Permendagri nomor 19 tahun 2018 tentang peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan di Glory Convention Center, Kamis (12/12/2019).
Wakil Bupati Wajo, Amran,SE dalam sambutannya berharap agar sosialisasi tersebur menjadi momentum kepedulian semua warga negara Indonesia baik pemerintah, orang tua dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama secara aktif meningkatkan pemenuhan kepemilikan identitas penduduk melalui penerbitan dokumen kependudukan secara cepat dan akurat.
“Pelayanan kependudukan dan catatan sipil merupakan pelayanan dasar yang harus diberikan oleh negara yang saat ini diprioritaskan kepada penerbitan KTP elektronik, KIA, Kartu Keluarga dan lain-lain,” kata Amran.
Dia melanjutkan, peningkatan layanan administrasi kependudukan dilakukan sepenuhnya oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melalui layanan terintegrasi dan jemput bola, misalnya ketika warga bermohon, maka bisa saja diterbitkan 2 sampai 5 dokumen dan juga layanan bisa cepat, misal 1 kali 24 jam selama tidak terganggu jaringan data.
“Kita berharap kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil agar terus melakukan inovasi – inovasi melalui pemanfaatan data, kedua mendukung penuh Sensus penduduk tahun 2020 dengan memberikan kebutuhan data Sensus, ketiga meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan yang keempat mendorong OPD dan instansi melakukan pemanfaatan data secara terintegrasi dengan menggunakan data terpusat,” ujarnya.
Kadisdukcapil Wajo, Dahniar Gaffar dalam sambutannya menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan sosialisasi iti. Dimana untuk memberikan pemahaman dan persepsi yang sama kepada petugas registrasi Kecamatan dan Kelurahan serta desa yang menangani pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil.
Selain itu juga diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan dalam proses pendaftaran kependudukan dan pencatatan sipil.
“Capaian kita 99% akte kelahiran dan sudah mendapatkan penghargaan dari Bapak Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, juga terkait pencapaian KTP elektronik sebesar 108, 19% dan ini tertinggi di seluruh Sulawesi Selatan,” jelas Dahniar Gaffar.
Ia menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas partisipasinya dan seluruh stakeholder diantaranya Camat, Lurah dan desa sehingga capaian ini bisa melebihi target nasional.
Sementara itu, Kadisdukcapil Provinsi Sulawesi Selatan, Sukardinati Kondolele berharap agar kegiatan itu bisa memberikan pemahaman atau persepsi yang berkaitan dengan implementasi Permendagri RI 19 .
“Ini adalah salah satu dari bagian pelayanan publik, yang mana setiap saat harus mengupgrade serta mengupdate semua jenis layanan yang diberikan Dukcapil khususnya berkaitan dengan 23 dokumen yang diberikan kepada masyarakat , sosialisasi ini dianggap penting adalah untuk membantu masyarakat mendapatkan dokumen layanan kependudukan, Dokumen itu wajib untuk didapatkan masyarakat,” jelasnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri para camat, lurah dan kepala desa serta stakeholder yang terkait dengan kegiatan ini.(*)
Sumber : Gosulsel
Makassar.Online Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Sosmed Kami